CNG adalah singkatan dari Compressed Natural Gas — dalam bahasa Indonesia disebut gas alam terkompresi atau BBG (bahan bakar gas). CNG adalah gas bumi — sebagian besar metana — yang dipadatkan hingga 200–250 bar agar bisa diangkut dalam tabung ke lokasi yang belum terjangkau pipa gas.
Cara kerja CNG di lokasi usaha
- Gas bumi dipadatkan di stasiun kompresi.
- Diangkut dengan truk GTM atau Bank Tabung ke lokasi.
- PRS (Pressure Reducing System) menurunkan tekanan ke tingkat aman.
- Gas mengalir ke kompor, boiler, atau mesin melalui meter.
Keunggulan CNG dibanding LPG
- Lebih hemat 10–40%.
- Gas dalam negeri, bukan impor.
- Habis terpakai 100%, tanpa sisa gas beku.
- Nyala biru, bersih tanpa jelaga, emisi lebih rendah.
- Lebih aman: lebih ringan dari udara, tidak mengendap bila bocor.
Siapa yang cocok memakai CNG?
Industri (boiler, oven, pengering), hotel, restoran, catering, laundry, UMKM makanan, dan dapur SPPG/MBG dengan pemakaian LPG besar setiap hari.
Tiga metode pasokan CNG Gasnesia — dipilih tim teknis dari video survei lokasi Anda:
Metode 1 GTM + Gas Cradle (pemakaian besar & terus-menerus),
Metode 2 GTM Ganda (satu beroperasi, satu siaga), dan
Metode 3 Bank Tabung CNG (sistem tukar tabung) untuk dapur SPPG, hotel, resto & akses sempit.
Pelajari cara kerja tukar tabung CNG →
← Semua artikel