Bagi pabrik, biaya bahan bakar boiler, oven, dan pengering bisa mencapai porsi besar dari biaya produksi. CNG (gas bumi terkompresi) menjadi alternatif yang lebih hemat dan bersih dibanding LPG maupun solar, terutama untuk lokasi yang belum terjangkau pipa gas.
Kenapa industri beralih ke CNG?
- Biaya energi lebih rendah — umumnya hemat 10–40% dibanding LPG.
- Pembakaran bersih — tanpa jelaga, perawatan burner dan boiler lebih ringan.
- Harga stabil — dikunci di kontrak, memudahkan perhitungan HPP.
- Emisi lebih rendah — mendukung target lingkungan dan sertifikasi.
Menghitung kebutuhan gas
Kebutuhan CNG dihitung dari pemakaian bahan bakar saat ini. Kirim data pemakaian LPG (kg/hari) atau solar (liter/hari), jam operasi, dan kapasitas boiler — tim Gasnesia menghitung kebutuhan Sm³ dan penghematannya.
Metode pasokan untuk industri
- Metode 1 · GTM + Gas Cradle — untuk pemakaian besar dan kontinu 24 jam.
- Metode 2 · GTM Ganda — satu beroperasi, satu siaga, pasokan tanpa jeda.
- Metode 3 · Bank Tabung CNG (sistem tukar tabung) — untuk pemakaian menengah dan lahan terbatas; tabung kosong ditukar yang penuh. Cara kerja tukar tabung.
Konversi burner
Sebagian besar burner LPG dapat disesuaikan untuk gas bumi. Tim teknis menilai saat survei dan menyiapkan PRS serta meter sesuai tekanan kerja mesin Anda.
Tiga metode pasokan CNG Gasnesia — dipilih tim teknis dari video survei lokasi Anda:
Metode 1 GTM + Gas Cradle (pemakaian besar & terus-menerus),
Metode 2 GTM Ganda (satu beroperasi, satu siaga), dan
Metode 3 Bank Tabung CNG (sistem tukar tabung) untuk dapur SPPG, hotel, resto & akses sempit.
Pelajari cara kerja tukar tabung CNG →
← Semua artikel